Laman

Rabu, 30 September 2015

Smile " :) " and Sad " :( "



Dalam hidup kita sehari-hari, dua hal berbeda yang silih berganti adalah adalah kesenangan dan kesusahan. Bahkan menurut beberapa orang, kalau hidup itu indah karena perbedaan tersebut. Bayangkan kalau orang senang terus atau susah terus, tentu bukan sesuatu yang baik. Ketika kita senang, maka kita diharapkan ingat ketika dulu pernah susah. Dan ketika kita susah ingatlah bahwa suatu saat akan ada kesenangan. Hal ini seperti firman Allah SWT:

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS Alam Nasyrah 5-6)
Hal penting yang perlu diperhatikan bagaimana sifat dasar seorang manusia dalam menghadapi kedua hal tersebut. Allah SWT berfirman:

“Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.” (QS. Al Israa’ 83)
Dalam ayat ini, Allah SWT menyebutkan sifat manusia terhadap kesenangan terlebih dahulu karena ujian terhadap kesenangan adalah lebih berat.
Dari ‘Amr bin ‘Auf r.a. berkata: Rasulullah mengutus Abu ‘Ubaidah bin al-Jarrah r.a. ke Bahrain untuk menagih pajak penduduk. Kemudian ia kembali dari Bahrain dengan membawa harta yang sangat banyak dan kedatangan kembali Abu ‘Ubaidah itu terdengar oleh sahabat Anshar maka mereka pun shalat Shubuh bersama Rasulullah saw. Kemudian setelah selesai shalat mereka menghadap Rasulullah saw maka beliau tersenyum melihat mereka kemudian bersabda, “Mungkin kamu telah mendengar kedatangan Abu ‘Ubaidah yang membawa harta banyak?” Jawab mereka, “Benar, ya Rasulullah.” Lalu Nabi saw bersabda, “Sambutlah kabar baik dan tetaplah berpengharapan baik untuk mencapai semua cita-citamu. Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan atas kamu, tetapi aku khawatir kalau terhampar luas dunia ini bagimu, sebagaimana telah terhampar untuk orang-orang yang sebelum kamu, kemudian kamu berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba, sehingga membinasakan kamu sebagaimana telah membinasakan mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Pada saat inipun bisa kita lihat. Seorang miskin apabila dia tidak sabar maka yang dicuri adalah hape atau sepeda motor. Sedang orang yang menjadi tersangka KPK telah didakwa dengan korupsi sampai miliard rupiah. Hal ini menunjukkan orang tidak tahan dengan kesenangan dan kemewahan. Atau hal ini tersebut dalam Al Quran tentang orang yang mendapat musibah di lautan akan berdoa kepada Allah, tetapi lupa ketika sudah sampai darat.

“Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih” (QS. Al Israa 67)
Secara psikologis, seorang muslim apabila ditimpa musibah maka dia akan mendekat kepada Allah SWT dan bersabar, sedang orang yang berhasil biasanya memiliki ego bahwa keberhasilan itu adalah karena hasil jerih payahnya.
Kembali kepada sifat manusia jika mendapat kebahagian seperti yang tertera pada QS. Al Israa 83. Jika mendapatkan kesenangan maka dia memiliki dua kecenderungan yaitu berpaling dari Allah SWT dan sombong terhadap manusia. Jika kesuksesan terjadi pada orang yang tidak beriman maka akan memperkuat keyakinannya bahwa tidak perlu percaya kepada Allah SWT untuk meraih kesuksesan. Mereka akan mencibirkan kaum Muslim yang rajin sholat tapi kehidupannya masih miskin. Sedang bila keberhasilan pada orang munafik, maka mereka berkata “Buat apa sholat? Toh saya masih bisa mendapatkan rizki dari Allah.” Memang Allah SWT melimpahkan rizqi pada setiap manusia di dunia ini tanpa pandang bulu apakah mereka beriman atau mengingkari.
Bagi seorang muslim, keberhasilan masih membuat dia melaksanakan sholat dan ibadah lain. Tapi ada hal lain yang mungkin tidak kalah bahayanya, yaitu adanya perasaan sombong terhadap apa yang didapatkannya. Apa sombong itu? Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia” (HR. Muslim)
Hal ini yang sering sulit untuk dihindari. Orang yang sukses terkadang sulit untuk menerima kebenaran yang disampaikan oleh orang lain, apalagi dari orang yang lebih muda, lebih miskin atau lebih rendah derajatnya. Penolakan kebenaran tersebut biasa dibarengi dengan merendahkan orang lain, karena dia menganggap dialah yang lebih tinggi, lebih berhasil dan lebih berkuasa.
Demikianlah, kita semoga kita selalu bisa menjaga hati dalam setiap keadaan.
hadits-mukmin-ajaib
“Alangkah menakjubkannya kehidupan seorang mukmin. Sungguh seluruh kehidupannya baik. Hal itu tidak dimiliki melainkan oleh mukmin. Jika dikaruniai kebaikan; maka ia bersyukur, dan itu baik untuknya. Dan jika ditimpa keburukan; maka ia bersabar, dan itu baik untuknya” (HR. Muslim)
Dan memang kita harus siap dalam setiap kondisi, seperti yang disampaikan oleh sahabat ‘Umar bin al-Khaththab: “Kalaulah sabar dan syukur itu ibarat dua ekor unta, maka aku tidak peduli unta mana yang aku kendarai” (‘Uddatus Shobirin wa Dzakhiratus Syakirin hal.144).
Wallahu a’lam.

Tips Hidup Sehat



Hidup sehat sebaiknya dimulai sejak kecil. Namun biasanya remaja yang jauh dari orang tua mulai kehilangan kontrol atas makanan sehatnya. Agar kesehatan tetap terjaga, simak tips makan sehat untuk remaja selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.
Makan apapun untuk sarapan
Remaja dan orang dewasa cenderung suka melewatkan sarapan. Padahal sarapan penting untuk meningkatkan kualitas memori jangka pendek. Jadi cobalah makan apapun di pagi hari. Misalnya segelas susu, buah-buahan, atau bahkan kopi.
Menyimpan banyak camilan
Terkadang, remaja juga tidak sempat makan siang karena jadwal sekolah atau kuliah yang sangat padat. Jadi penting bagi mereka untuk menyimpan banyak camilan. Sehingga meskipun tidak makan siang, remaja bisa menikmati camilannya. Namun camilan yang dikonsumsi harus bergizi, seperti buah-buahan, biskuit energi, dan yang lain yang rendah lemak.
Makan malam cepat
Jika makan malam bersama keluarga selalu disiapkan dengan baik, remaja tidak punya banyak waktu untuk itu. Mereka butuh makanan lezat yang cepat disiapkan dan lezat saat dimakan. Jadi roti isi adalah salah satu pilihan bagi remaja untuk menikmati makan malam sehat.
Makan sayur dan buah
Perlu sedikit campur tangan orang tua untuk masalah yang satu ini, yaitu membiasakan remaja agar mau makan sayur dan buah secara teratur. Sebab remaja cenderung makan makanan yang tidak sehat. Sehingga konsumsi buah dan sayur penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi para remaja.
Jangan khawatir soal nafsu makan
Banyak orang yang nafsu makannya meningkat drastis ketika memasuki masa remaja. Jangan khawatir soal hal itu. Sebab remaja memang masih mengalami masa pertumbuhan. Sehingga salah satu akibatnya adalah peningkatan nafsu makan secara drastis.
Tetap harus dikontrol
Meskipun nafsu makan meningkat, remaja tetap harus mengontrol porsi makanan yang dikonsumsi. Caranya adalah dengan aktif bergerak atau rajin berolahraga. Sebab jika tubuh hanya diberi makan namun kalori tidak dikeluarkan, sisa makanan akan berubah menjadi lemak yang meningkatkan berat badan.
Itulah tips makan sehat untuk remaja. Meskipun aktivitas begitu padat, jaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat!