Laman

Selasa, 29 September 2015

Makalah Bola Voli



Bola Voli
A.    Sejarah Bola Voli

Permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1895. Dia adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada organisasi "Young Man Christian Association" (YMCA) di kota Massachussets, Amerika Serikat. Mula-mula permainan bola voli diberi nama "mintonette", dimana permainannya hampir serupa dengan permainan badminton. Jumlah permain tidak terbatas, sesuai dengan tujuan semula, yaitu untuk mengembangkan kesegaran dan kebuagaran jasmani pada buruh di samping bersenam umum.
Kemudian permainan ini diubah menjadi Volleyball  yang artinya kurang lebih memvoli bola berganti-ganti. Pada tahun 1892 YMCA berhasil mengadakan kejuaraan nasional bola voli di negara Amerika Serikat. Pertandingan bola voli yang pertama tahun 1947 di Polandia. Pada tahun 1948 IVBF (International Volley Ball Federation) didirikan dengan anggota 15 negara dan berpusat di Paris. Dalam Perang Dunia II permainan ini tersebar di seluruh dunia terutama di Eropa dan Asia. Setelah Perang Dunia II prestasi dan popularitas permainan bola voli di AS menurun, sedangkan di negara lain terutama di Eropa Timur dan Asia berkembang sangat cepat dan massal. Indonesia mengenal permainan bola voli sejak tahun 1928, yaitu pada zaman penjajahan Belanda.
Permainan bola voli di Indonesia berkembang sangat pesat di seluruh lapisan masyarakat, sehingga timbul klub-klub di kota besar di seluruh Indonesia. Dengan dasar itulah, maka pada tanggal 22 Januari 1945 PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia)  didirikan di Jakarta bersamaan denga kejuaraan di Yogyakarta. Setelah tahun 1962 perkembangan bola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan.

B.     Pengertian Bola Voli

Pengertian Bola Voli adalah Olahraga tim (Olimpiade) di mana dua tim terdiri dari 6 pemain aktif, tiap tim yang dipisahkan oleh net dan setiap tim diharuskan untuk membuat poin dengan cara menjatuhkan bola ke lapangan lawan yang diselenggarakan di bawah aturan.

C.    Lapangan

                              
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaTblByoQBAu_stUZWv2Kt8BJ-OFDWAcHeRcuflUxx8CfYhAcoPx_ixTGsVFfelpkdr4FTkgfDna5FEMp6UdgH-GKg0K8m-B3KtgnXsPzr8w-wS2aSRdqIUXD7nf1n7FlGXF5PFCGeOrVu/s400/lapangan+bola+volli.gif

         Lapangan permainan bola voli  berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari 5 cm. lapangan permainan bola voli  terbagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan.
Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.

1.      Daerah Servise
         Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20 cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.

2.      Antene Rod
         Di dalam pertandingan permainan bola voli  yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang  tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.

3.      Bola
         Bola harus bulat terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna atau kombinasi dari beberapa warna. Bahan kulit sintetis dan kombinasi warna pada bola dipergunakan pada pertandingan resmi internasional harus sesuai dengan standar FIVB.
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2  (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa.


4.      Net
       Jaring untuk permainan bola voli  berukuran tidak lebih dari 9,50 meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhZh5hqQw4ogxbI4ZjgvbEwMKDRb64vGlsRaOhXxIL4KbBJrd9ZenW8gDI1ZBXfbS5bLZAs9ZZfA4kzUrev0D4BrWffAwdDciyeY5qzTRpjQuwIOIf-Kr9LWzeYTxujhTiBRY5NbCfcM0/s1600/Lapangan+Bola+Voli.png
5.      Jumlah Pemain
        Jumlah pemain dalam lapangan permainan sebanyak 6 orang setiap regu dan ditambah 5 orang sebagai pemain cadangan dan satu orang pemain libero. Satu tim maksimal terdiri dari 12 pemain, satu coach, satu sistem coach, satu trainer, dan satu dokter medis, kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda dalam score sheet.
Posisi pemain bola voli dibagi menjadi dua kelompok yaitu :
1.      Pemain posisi depan 3 orang yaitu posisi 2, 3, dan 4
2.      Pemain posisi belakang  3 orang yaitu posisi 1, 6, dan 5

Posisi 2, 3, dan 4 bertugas sebagai penyerang sekaligus
pertahanan di daerah atas net (blok). Posisi 5, 6, dan 1
bertugas sebagai pertahanan di daerah belakang dan
tidak boleh melakukan blok maupun serangan dari
daerah depan. Posisi 1 melakukan servis pada awal
permainan.

                                                                                         




6.      Pergeseran Pemain
       Jika regu penerima servis berhasil mematikan bola di lapangan lawan, maka permain bergeser satu posisi searah jarum jam (misalnya : posisi satu ke posisi enam, posisi enam ke posisi lima, posisi lima ke posisi empat, dan seterusnya).

7.      Game/Set
     Permainan ditentukan dengan game/set. Regu yang memperoleh / mengumpulkan angka 25 terlebih dahulu adalah pemenang dalam game tersebut. Jika kedudukkan angka 24 – 24, maka dinyatakan jus (deuce) dan regu yang memperoleh selisih dua angka terlebih dahulu adalah pemenangnya.
Kemenangan regu bola voli ditentukan dengan dua sistem:
Ø Two winning set, yaitu pertandingan berakhir dengan salah satu regu memperoleh dua set kemenangan langsung.
Ø Three winning set, yaitu pertandingan berakhir jika salah satu regu memperoleh tiga set kemenangan langsung.

8.      Memainkan Bola
ä  Suatu regu berhak memukul / memainkan bola maksimal 3 kali (disamping blok)
ä  Seorang permain boleh memukul / memainkan bola dua kali berturut – turut (kecuali  
      memblok / membendung)
ä  Permain diperbolehkan memainkan bola menggunakan seluruh bagian tubuh (misalnya : kaki,
      kepala) dengan catatan pantulan bola sempurna / tidak berhenti.
ä  Dua atau tiga permain boleh memukul bola pada saat yang sama (serentak)dan hal itu di
      hitung sebagai dua atau tiga kali pukulan (kecuali membendung)
ä  Jika dua atau tiga permain menjangkau bola tetapi hanya satu permain yang memukulnya
     maka dihitung satu pukulan.

9.      Bola Keluar
            Bola dinyatakan keluar apabila :
a)  Jatuh seluruhnya di sisi luar garis – garis batas lapangan
b)  Menyentuh bola diluar lapangan
c)  Menyentuh antena , tali, tiang atau net di luar batas antenna

D.    Sistem Pertandingan

       Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan disitribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan. Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang lain.
      Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap kalah. Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan. Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangi pertandingan. Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.

E.      Formasi Permainan
  • Pemain nomor satu dinamakan server
  • Pemain kedua dinamakan spiker
  • Pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser
  • Pemain nomor empat dinamakan blocker
  • Pemain nomor lima dan enam dinamakan libero. 
       Berikut adalah pengertiannya:
² Tosser atau pengumpan orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-  rekannya dan mengatur jalannya permainan. Permainan voli menuntut kemampuan otak yang prima, terutama tosser. Tosser harus dapat mengatur jalannya permainan.Tosser harus memutuskan apa yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya itu dilakukan dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang permainan.
² Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan.
² Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar dan masuk tetapi tidak boleh men-wreck bola ke seberang net.
² Defender adalah pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.

F.      Jenis Pelanggaran

Jenis pelanggaran dalam permainan voli adalah seperti berikut:
v  Mempengaruhi wasit
v  Berbicara tidak sopan terhadap lawan atau wasit
v  Sering menegur wasit
v  Menerima petunjuk dari luar lapangan pada saat pertandingan berlangsung
v  Meninggalkan lapangan tanpa seizin wasit

G.    Penghitungan angka

Jika pihak musuh bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan nilai. Serve yang kita lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak, maka musuh akan mendapat nilai.

H.     Peraturan Bola Voli 2014

Peraturan bola voli yang diperbolehkan adalah sebagai berikut :
·    Pemain dengan tidak sengaja melakukan pasing double pada saat servis pertama di perbolehkan dengan lanjutan bola tetap di mainkan tiga kali, jadi setelah bola pasing double oleh pemain harus langsung di pasingkan atau smash ke lawan.
·    Pemain atau smasher kaki melewati garis tengah lapangan diperbolehkan asal tidak mengganggu lawan.
·    Pemain toser pada waktu terdesak mengumpankan bola menyentuh net bagian bawah diperbolehkan atau bukan pelanggaran.

I.       Kesalahan 

Ø  Kesalahan – kesalahan pada saat bermain :
a)        Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
b)        Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola. Bola voli harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
c)        Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
d)       Pada saat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
e)        Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
f)         Pemain melakukan spike di atas lapangan lawan.
g)        Seluruh bagian tubuh legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
h)        Para pemain dan lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
i)          Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakhir. Dan apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai angka 13.
j)          Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
k)        Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan internasional.

Ø Kesalahan – kesalahan pada saat servis :
a)        Bola servis menyentuh antena
b)        Pada saat memukul bola , kaki menginjak garis lapangan
c)        Bola tidak dilambungkan terlebih dahulu
d)       Bola dipukul keluar lapangan
e)        Mengulur – ulurkan waktu / memperlambat permainan
f)         Servis dari luar garis perpanjangan lapangan.


J.      Teknik Dasar Permainan Bola Voli

²  Servis
Servis pada zaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan servis. Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas. Servis tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis, floating dan cekis.
  1. Servis tangan bawah
    1. mula-mula pemain berdiri dipetak servis dengan kaki kiri lebih kedepan dari kaki kanan.
    2. bola dipegang dengan tangan kiri
    3. bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan ditarik ke bawah belakang
    4. setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan kanan diayunkan lurus kedepan untuk memukul bola
    5. telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan untuk mendapat pantulan yang sempurna,tangan dapat pula menggenggam.
https://cakesweety.files.wordpress.com/2012/09/bola-voli-10001.jpg?w=540&h=144

2.      Tennis servis
    1. sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih kedepan, kedua lutut agak rendah
    2. tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola,tangan kirimenyangga bola,tangan kanan di atas bola.
    3. bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira 1/2 meter di atas kepala
    4. tangan kanan ditarik kebelakang atas kepala,menghadap depan
    5. lakukan gerakan seperti mensmesh bola,perhatian terpusat pada bola
    6. lecutan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
https://cakesweety.files.wordpress.com/2012/09/service-atas.jpg?w=540&h=314

3.      Floating servis
      Floating service atau servis mengapung adalah jenis servis dimana jalannya bola dari hasil pukulan servis itu tidak mengandung putaran (bola berjalan mengapung atau mengambang)
    1. posisi kaki sama seperti tennis servis
    2. tangan kiri memegang bola dan tangan kanan disamping setinggi pelipis
    3. dengan tangan kiri bola dilambungkan ssedikit kesamping kanan tidak terlalu tinggi
    4. setelah bola melambung keatas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
    5. pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
      1. dengan tumit tangan
      2. dengan tangan, dimana ibu jari dilipat kedalam dan menempel pada telapak tangan
      3. memukul dengan tangan tergenggam.
https://cakesweety.files.wordpress.com/2012/09/6961.jpg?w=540 
4.      Cekis
1.         sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat kejaring.
2.         bola dipegang tangan kiri dan kanan.
3.         saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit kebelakang dan lutut ditekuk
4.         kedua tangan dijulurkan kearah samping bawah kanan dalam keadaan memegang bola.
5.         bola dilambung keatas kepala dengan kedua belah tangan.
6.         setelah bola lepas, tangan kanan ditarik kesamping kanan bawah, liukkan badan kekanan.
7.         berat badan ada dikaki kanan,telapak tangan menghadap keatas
8.         setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya bersama sama lengan,liukkan badan kesamping kiri
9.         perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
https://cakesweety.files.wordpress.com/2012/09/servis52.jpg?w=540 


K.    Teknik Dasar Smash

         Smash adalah memukul bola yang dilakukan di atas net dengan kuat dan keras hingga bola jatuh menukik di lapangan lawan, dan sulit untuk dikembalikkan /diterima. Smash sendiri merupakan rangkaian gerakkan yang komplek terdiri dari empat tahap sehingga diperlukan koordinasi gerakkan yang baik untuk melakukannya. Keempat tahapan smash tersebut adalah:
1.      Langkah awalan
Diawali dengan sikap berdiri agak serong, dengan jarak 2 – 4 m dari net. Langkahkan kaki ke depan kaki kiri diikuti dengan kaki kanan dan langkah panjang kaki kiri dengan posisi terakhir kaki hampir sejajar untuk ditekuk/ posisi badan merendah.

2.      Tolakan/ tumpuan
Sambil merendahkan badan kedua lengan di belakang badan, segera lakukan tolakan ke atas dengan kuat sambil mengayun lengan ke depan atas, tangan kanan berada di samping atas kepala.

3.      Perkenalan bola
Perkenalan/pukulan bola dilakukan saat mencapai titik tertinggi dari loncatan, jarak bola satu jangkauan tangan, posisi bola tepat di depan atas kepala. Lakukan pukulan di bagian atas belakang bola dengan telapak tangan terbuka disertai dengan lecutan tangan hingga menghasilkan bola top spin.

4.      Pendaratan.
Pendaratan dengan kedua kaki sejajar disertai gerakan ngeper pada kedua lutut, dan tetep menjaga keseimbangan untuk segera kembali pada sikap siap norma
l.













L.     Teknik dasar  memblok (membendung)


          Merupakan salah satu teknik bertahan yang dilakukan di atas net, dengan cara melompat sambil menjulurkan kedua tangan untuk menahan smash lawan.
Ada dua teknik blok yaitu :
1.      Block aktif
Di mana saat melakukan block kedua tangan dengan kuat menahan bola dan saat perkenaan tangan tangan aktif menekan bola ke bawah.
2.      Block pasif
Dimana saat melakukan tangan dijulurkan kdekat net tanpa disertai gerakkan apapun. Cara ini dilakukan oleh pemain dengan postur tubuh pendek dengan keterbatasan jangkauan tangan.
Block yang baik sangat efektif untuk melakukan pertahanan smash lawan kkarena dapat dilakukan secara perorangan maupun berpasangan dua atau tiga pemain sekaligus.

Teknik melakukan block / bendungan :
1.      Sikap awal
Berdiri menghadap net kaki sejajar kedua tangan di depan dada, lutut ditekuk badan agak condong ke depan. Pandangan fokus ke arah bola dan pergerakkan smasher lawan.

2.      Pelaksanaan
Lakukan tolakan dengan kuat kedua tangan dijulurkan ke atas net selebar bahu telapak jari–jari terbuka. Arahkan tangan ke daerah perkiraan lintasan bola/smash lawan. Saat perkenaan jari
-jari ditegangkan agar kuat menahan smash lawan.

3.      Gerakan akhir
Lakukan pendaratan dengan kedua kaki disertai gerakan ngeper pada lutut, seimbangan tetap terjaga dan segera mengambil posisi siap kembali pada permainan.


M.   Kombinasi Teknik Dasar (Teknik Terpadu)

       Teknik terpadu atau latihan kombinasi merupakan bentuk latihan dengan mengkombinasikan beberapa unsur teknik dasar permainan voli yang ada.
Contohnya:
1.      Latihan Kombinasi Passing Atas Dan Passing Bawah
Cara melakukannya :
  • Lakukan passing atas tegak lurus setelah bola turun lakukan pula passing bawah dan setelah bola naik/ melambung ke atas dan seterusnya.
·         Untuk tahap pertama dilakukan di tempat dan tahap kedua lakukan sambil berjalan.

                      

2.      Latihan Kombinasi Servis, Smash, Dan Passing Bawah
Cara melakukannya:
  • Pemainan 1 melakukan servis atas/ smash
  • Pemain 2 melakukan passing bawah kea rah pemain 3
  • Pemain 3 menangkap bola dan meneruskannya pada pemain 4 dengan digulirkan
  • Setiap pemain setelah menyentuh bola langsung bergerak lari berpindah tempat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar