Laman

Kamis, 01 Oktober 2015

9 TIPS MERAWAT DAERAH KEWANITAAN DENGAN BAIK



Tahukah Bunda dan Sista,jika kita salah dalam merawat organ kewanitaan,bisa menimbulkan adanya penyakit yang berbahaya.

1.Jangan menggunakan sabun
Anda mungkin kadang merasa tidak percaya diri dengan bau organ kewanitaan Anda oleh karena itu Anda menggunakan sabun untuk membersihkannya. Padahal sabun mengandung zat kimia yang dapat merusak keseimbangan pH organ kewanitaan. Oleh karena itu saat Anda sedang menstruasi, maka sebaiknya Anda mencucinya dengan air bersih saja.

2.Jangan menggunakan parfum
Untuk meningkatkan keharuman organ kewanitaan Anda, maka Anda menggunakan parfum yang disemprotkan di sekitar daerah kewanitaan. Kandungan alkohol yang terkandung di dalamnya, akan merusak pH organ kewanitaan. Daerah kewanitaan pun akan rentan terhadap iritasi.

3.Jagalah kebersihan saat menstruasi
Saat menstruasi, kebersihan organ kewanitaan adalah hal yang paling penting. Setidaknya ganti pembalut Anda setiap 3-4 jam sekali untuk menghindari kuman dan bakteri penyebab iritasi berkembang biak.

4.Gunakan celana dalam katun
Bahan katun akan mudah menyerap keringat dibandingkan dengan material kain lainnya. Katun juga akan mencegah infeksi jamur yang terjadi karena lembap.

5.Kenakan pakaian longgar
Pakaian yang ketat akan menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembap. Akibatnya jamur dan bakteri pun akan mudah tumbuh. Selain itu pakaian ketat juga akan menyebabkan infeksi dan ruam.

6.Mencukur rambut kemaluan
Rambut kemaluan akan menjadi sarang bertumbuhnya bakteri dan jamur yang akan menciptakan infeksi pada daerah kewanitaan. Oleh karena itu rajin-rajinlah untuk mencukur bulu kemaluan demi kesehatan organ kewanitaan Anda.

7.Lakukan senam kegel
Senam kegel akan membantu Anda untuk memperkuat otot-otot organ intim dan juga organ kewanitaan. Otot yang kuat dapat membuat hubungan seks yang Anda dan pasangan lakukan dapat menjadi lebih nikmat.

8.Minum banyak air
Air baik untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan Anda,karena air akan membuang bakteri di dalam tubuh dalam bentuk urin.

Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar